Padang Gurun Gersang’s Weblog











Dalam ekonomi Finlandia, negara industri maju di kawasan Eropa utara, Nokia memiliki posisi penting. Ia perusahaan terbesar di negeri berpenduduk 5,3 juta jiwa itu.

Sepertiga kapitalisasi pasar bursa saham Helsinki berasal dari kontribusinya. Beberapa perusahaan kecil tumbuh menjadi besar berkat ‘kue’ subkontraktor yang disediakan Nokia. Pada 2006, untuk pertama kalinya Nokia menghasilkan pendapatan yang melampaui anggaran belanja negara Finlandia.

Nokia juga bukan hanya jawara jago kandang. Dengan nilai US$33,7 miliar, Nokia berada di urutan kelima merek paling bernilai di daftar Interbrand/Business Week’s Best Global Brand 2007. Nomor satu, malah, untuk perusahaan non-Amerika Serikat. Nokia tercatat sebagai perusahaan terbesar ke-88 di dunia dalam Fortune Global 500 (2008), naik dari posisi ke-119 tahun lalu.

Cikal bakal Nokia yang kini dikenal sebagai imperium raksasa telekomunikasi itu adalah sebuah pabrik bubur kayu. Pabrik itu didirikan pada 1865 oleh Knut Fredrik Idestam di tepi sungai Tammerkoski di Kota Tampere, di wilayah barat daya Finlandia.

Perusahaan itu lalu pindah ke kota Nokia di tepi sungai Nokianvirta. Dari sinilah asal nama Nokia, yang kini berkekuatan 117.212 pegawai di seluruh dunia, dengan pendapatan 5,058 miliar euro (2007).

Perjalanan Nokia memasuki era telekomunikasi dimulai pada 1960-an dengan pendirian seksi elektronik, bagian dari Divisi Kabel. Di seksi itulah riset teknologi semikonduktor dilakukan. Sejak 1964, Nokia mengembangkan radio VHF, Salora Oy, dan kemudian telepon ARP. Pada 1967, seksi itu menjadi divisi tersendiri dan mulai memproduksi peralatan komunikasi radio mobile komersial dan militer.

Pada 1970-an, saat mayoritas hubungan telepon berlangsung dengan sistem analog elektro-mekanis, Nokia mengembangkan sistem digital. Lahirlah Nokia DX 200, yang mendulang sukses. Alat itu dilengkapi bahasa komputer tingkat tinggi, dan mikroprosesor Intel pelan-pelan menjelma menjadi platform yang menjadi basis infrastruktur jaringan Nokia hingga kini.

Pada perkembangan selanjutnya, legislasi baru Finlandia memungkinkan terhubungnya jaringan telepon mobile untuk publik. Nokia menghadirkan Nordic Mobile Telephony (NMT) pada 1981. Itulah jaringan seluler multinasional pertama di dunia.

Pada dekade berikutnya, NMT diperkenalkan ke banyak negara lain dan mendorong ekspansi pesat industri telepon mobile global. Ketika standar telepon mobile digital berkembang menjadi GSM (Global System of Mobile Communications) menjelang akhir 1980-an, Nokia pun telah siap dengan produknya.

Pada 1991, Nokia mencapai kesepakatan dengan sembilan negara Eropa untuk memasok sistem GSM. Enam tahun kemudian, Nokia memasok sistem GSM ke 59 operator di 31 negara.

Kultur inovasi

Prestasi-prestasi indah itu tak mungkin tercapai tanpa dukungan suatu kultur inovasi yang dimiliki Nokia. Pada 1986, kultur itu dilembagakan dengan berdirinya Nokia Research Center, unit riset industrial yang diawaki 800 peneliti, insinyur dan ilmuwan. Hingga Maret 2008, pusat riset dan pengembangan Nokia sudah bercokol di 10 negara, mempekerjakan 30.415 orang, atau 27% dari total tenaga kerjanya.

Besarnya perhatian pada urusan riset itu menggambarkan Nokia sebagai perusahaan yang visioner, dan itu dikukuhkan dalam salah satu dari empat nilai korporat Nokia: Passion for Innovation. Visioner adalah kecerdasan spiritual yang dibekalkan Tuhan pada setiap jiwa manusia, sebagai pantulan dari Sifat Mulia Tuhan Al-Aakhir. Dalam kata visioner terkandung makna semangat terus berkarya, tidak terlena oleh hasil sesaat, atau cepat puas dengan satu prestasi.

Keindahan Nokia juga terlihat pada nilai-nilai korporatnya yang lain. Dengan motto Engaging You, Nokia menanamkan pada segenap individu tentang pentingnya kepuasan pelanggan dan perlakuan baik terhadap seluruh pemangku kepentingan, termasuk pegawai. Nilai ini merupakan pantulan dari Sifat Mulia Tuhan Al-Wakiil (Yang Maha Bertanggungjawab).

Sifat Mulia Al-Wakiil juga memantul dalam nilai korporat Nokia yang lain, yaitu, Very Human. Selain perhatian terhadap apa yang ditawarkan pada konsumen, Nokia menguraikan nilai ini sebagai kepedulian pada dampak aktivitas bisnisnya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dalam edisi ke-7 Guide to Greener Electronics, organisasi pencinta lingkungan hidup Greenpeace tahun ini menempatkan Nokia di urutan ketiga perusahaan yang peduli pada lingkungan, naik dari posisi ke-10 tahun sebelumnya. Pemeringkatan itu mempertimbangkan bahan-bahan kimia untuk produk-produk elektronik dan program daur ulang yang dilakukan perusahaan.

Nilai korporat Nokia lainnya adalah Achieving Together, suara hati yang memantul dari Sifat Mulia Tuhan Al-Jaami’. Nokia menerjemahkan nilai ini tidak hanya mencakup kolaborasi dan kemitraan, tapi juga kepercayaan, sikap mau berbagi dan bekerja dalam jaringan formal ataupun informal.

Jorma Ollila, Chairman dan mantan CEO Nokia, menyebut akar dari nilai-nilai itu adalah apa yang disebutnya ‘ke-Finlandia-an’. Termasuk di dalamnya, menurutnya, kejujuran, keandalan, keadilan, kelugasan, penghormatan pada orang lain dan hasrat untuk mencapai tujuan. “Saya bangga bahwa inti spiritual yang menjadi sumber nilai-nilai ini ada dalam nilai-nilai dasar negara kami,” katanya.

Tak diragukan lagi, prestasi-prestasi indah Nokia sesungguhnya dibangun dengan dorongan suara-suara hati yang indah pula. Suara kecerdasan spiritual yang seirama dengan harmoni alam semesta.

Visi kelanggengan yang sejati tidak mengganggu keseimbangan alam, baik dalam bentuk perilaku melawan suara hati, maupun perbuatan merusak alam. Dorongan berlebihan untuk mencapai sesuatu, seperti harta, kedudukan, dan kehormatan, dengan mengabaikan keseimbangan hukum ketetapan Tuhan, terbukti hanya akan menghasilkan kegagalan, bahkan kehancuran.



{Oktober 17, 2008}   Kisah Kentucky Frierd Chicken

KISAH KENTUCKY FRIED CHICKEN

Kolonel Harland D. Sanders lahir pada tahun 1890 di sebuah ladang
yang berdekatan dengan Hendryville, Indiana. Ayahnya meninggal ketika
ia berusia enam tahun. Itu menyebabkan ibunya harus bekerja sebagai
tukang jahit baju sedangkan ia juga terpaksa menjaga adik – adiknya
yang masih kecil. Pada saat itulah ibunya mengajarkan seni masakan
daerah.

Tidak berapa lama setelah ibunya kawin lagi, Harland D. Sanders yang
pada saat itu berusia 12 tahun telah berhenti sekolah. Dia keluar
rumah untuk mulai bekerja. Di antara pekerjaan awalnya termasuk
bertani, penyelia pekerjaan landasan kereta api, kondektur, penjual
asuransi, masinis, kapal uap, dan masih banyak lagi. Akhirnya,
Harland D. Sanders membuka sebuah terminal layanan yang sukses di
mana dia menyediakan masakan istimewa kepada para pelanggan – ayam
goreng, semeja 6 orang.

Nampaknya nasib malang merupakan teman setia Sanders. Pada tahun
1939, bisnisnya terpuruk dan nyaris bangkrut. Tampa rasa putus asa,
Sanders mendirikan sebuah restoran dan motel dengan gaya baru. Siapa
pun yang ingin mengunakan telepon umum atau hendak ke toilet wanita
harus melalui replika kamar motelnya yang terdapat di situ.

Iklan ini sukses untuk mengembangkan bisnis motelnya. Ketika
pendapatan yang di peroleh agak bagus, satu masalah lain muncul. Ada
jalan raya baru yang membuat semua pelanggan lebih suka lewat jalan
baru itu sehingah tidak melewati motelnya. Tingkat hunian motel mulai
merosot, dan Sanders melelang semua bisnisnya . Namun hasil jualannya
hanya cukup untuk membayar hutang yang ada.

Meski Harland D. Sanders sudah berusia 66 tahun ketika itu, ia tidak
mempunyai apa-apa yang dapat dibanggakan. Dengan hidup di bawah
tanggungan dinas sosial, Sanders berencana mencari segmen pasar baru
yang sesuai. Satu-satunya harta paling bernilai yang dimilikinya
adalah resep rahasia yang di beri nama “ayam goreng kentucky”.

Menjelang tahun 1956, Sanders telah berhasil meyakinkan belasan
restoran guna memasak dan menjual ayam goreng Kentucky ; dan
memberinya US 4 sen sebagai royalti untuk setiap potong ayam goreng
yang terjual. Gembira dengan kesuksesan yang di peroleh, Sanders lalu
memuati mobil pikap model 1946 miliknya dengan 50 resep ramuan bumbu
dan sebuah periuk untuk ditawarkan kepada beberapa orang yang mau
membeli waralaba resepnya. Menjelang tahun 1960, sebanyak 400 buah
restoran di Amerika dan Kanada telah meyediakan ayam goreng Kentucky.
Dalam waktu 4 tahun, jumlah tempat jualan ayam goreng Kentucky telah
meningkat menjadi 650 restoran dengan omset penjualan per tahun
bernilai US$37 juta.

Saat ini terdapat hampir 10.000 restoran ayam goreng kentucky di
seluruh dunia dengan lebih dari 200.000 karyawan dan omset penjualan
per tahun lebih dari US$8.2 milyar.



{Oktober 17, 2008}   Alasan untuk selalu kreatif

APAKAH KREATIVITAS ITU?

Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta/berkreasi. Tidak ada satu pun pernyataan yang dapat diterima secara umum mengenai mengapa suatu kreasi timbul. Kreativitas sering dianggap terdiri dari 2 unsur, Pertama: Kefasihan yang ditunjukkan oleh kemampuan menghasilkan sejumlah besar gagasan pemecahan masalah secara lancar dan cepat. Kedua: Keluwesan yang pada umumnya mengacu pada kemampuan untuk menemukan gagasan yang berbeda-beda dan luar biasa untuk memecahkan suatu masalah.

Istilah kreativitas digunakan untuk mengacu pada kemampuan individu yang mengandalkan keunikan dan kemahirannya untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan segar yang sangat bernilai bagi individu tersebut. Kreativitas dapat juga dianggap sebagai kemampuan untuk menjadi seorang pendengar yang baik, yang mendengarkan gagasan yang datang dari dunia luar dan dari dalam diri sendiri atau dari alam bawah sadar. Oleh karena itu, kreativitas lebih tepat didefinisikan sebagai suatu pengalaman untuk mengungkapkan dan mengaktualisasikan identitas individu seseorang secara terpadu dalam hubungan eratnya dengan diri sendiri, orang lain, dan alam.

MENGAPA MANUSIA BERKREASI?

Para ahli psikologi tidak sependapat mengenai kebutuhan dan motif dasar yang dimiliki manusia untuk berkreasi. Meskipun demikian, imbalan dan penghargaan nyata yang dapat diamati dapat diidentifikasikan sebagai motif manusia untuk berkreasi. Manusia yang menjadi lebih kreatif akan menjadi lebih terbuka pikirannya terhadap gagasannya sendiri maupun gagasan orang lain. Sekalipun beberapa pengamat yang memiliki rasa humor merasa bahwa kebutuhan manusia untuk menciptakan berasal dari keinginan untuk “hidup diluar kemampuan mereka”, namun penelitian mengungkapkan bahwa manusia berkreasi adalah karena adanya kebutuhan dasar, seperti: keamanan, cinta, dan penghargaan. Mereka juga termotivasi untuk berkreasi oleh lingkungannya dan manfaat dari berkreasi seperti hidup yang lebih menyenangkan, kepercayaan diri yang lebih besar, kegembiraan hidup, dan kemungkinan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

HAMBATAN UNTUK MENJADI LEBIH KREATIF

Kebiasaan:

Kebiasaan adalah reaksi dan respons yang telah kita pelajari untuk bertindak secara otomatis tanpa berpikir atau mengambil keputusan terlebih dahulu. Biasanya sulit dan tidak enak mengubah suatu kebiasaan, apakah kebiasaan itu baik atau buruk.

Waktu:

Kesibukan merupakan salah satu alasan orang untuk tidak menjadi kreatif. Di lain pihak, ada orang yang mempunyai waktu untuk menjadi lebih kreatif dengan mencari waktu dari 24 jam yang sama yang tersedia bagi setiap orang.

Dibanjiri Masalah:

Sebagian dari kita merasa bahwa kita berhadapan dengan begitu banyak masalah yang penting dimana kita tidak mempunyai cukup waktu dan tenaga untuk mengatasi beberapa masalah secara kreatif. Kita lalu mengabaikan semua masalah dan tidak mau mengolahnya dengan otak kita.

Tidak Ada Masalah:

Kita adalah makhluk pemecah masalah yang terus-menerus menghadapi dan memecahkan sejumlah masalah. Jika masalah kita dipecahkan secara otomatis atau menurut kebiasaan, maka kita tidak akan pernah mengenal masalah tersebut dan kita merasa bahwa kita tidak akan pernah mempunyai masalah.

Takut Gagal:

Kegagalan dapat berbentuk pengasingan, kritik, kehilangan waktu, kehilangan pendapatan, atau kecelakaan. Akan tetapi, lebih baik gagal daripada tidak pernah mencoba sama sekali.

Kebutuhan akan Sebuah Jawaban Sekarang:

Manusia tidak mau mengalami kesulitan karena tidak memilik suatu jawaban langsung. Ketika suatu masalah dikemukakan, kita secara langsung memberikan sebuah pemecahan. Hanya jika pemecahan pertama tidak berjalan, barulah kita mau mencoba cara yang lain.

Kegiatan Mental yang Sulit Diarahkan:

Banyak diantara kita menemukan kenyataan bahwa mengerahkan tenaga fisik jauh lebih mudah dibandingkan dengan mengerahkan tenaga mental. Kita biasanya melaksanaan pekerjaan kita selama periode waktu yang cukup lama dengan hanya sedikit berpikir.

Takut Bersenang-senang:

Bagian proses pemecahan masalah secara kreatif mencakup kegiatan-kegiatan yang bersifat santai seolah-olah main-main, tetapi dipikirkan dan dipertimbangkan secara serius. Barangkali ketidaksempatan kita untuk bersantai pada waktu memecahkan masalah ada kaitannya dengan besarnya masalah yang kita hadapi atau adanya perasaan tidak aman yang kita rasakan bila menghadapi suatu masalah.

Kritik Orang Lain:

Secara tak sengaja kreativitas sering terhambat oleh kritik-kritik orang lain. Bila suatu gagasan baru diperkenalkan, kebanyakan gagasan tersebut sering dipatahkan dan diobrak-abrik orang lain. Memang kadangkala hal tersebut penting untuk membantu orang supaya tetap berpijak pada kenyataan, namun seharusnya kritik-kritik tersebut dapat menjadi pendorong bagi perbaikan kreativitas Anda sendiri.

BAGAIMANA MEMUNCULKAN GAGASAN KREATIF?

Kuantitas Gagasan:

Teknik-teknik kreatif dalam berbagai tingkatan keseluruhannya bersandar pada pengembangan pertama sejumlah gagasan sebagai suatu cara untuk memperoleh gagasan yang baik dan kreatif. Kecenderungan manusia untuk mendapatkan gagasan, pemecahan, atau penjelasan pertama yang muncul dan melekat dalam pikiran merupakan kerugian besar bagi kreativitas. Jika masalahnya kecil seperti misalnya apa yang dihidangkan untuk makan siang, maka pendekatannya mungkin tepat. Akan tetapi, bila masalahnya besar dimana kita ingin mendapatkan pemecahan baru dan orisinal, maka kita membutuhkan banyak gagasan untuk dipilih.

Teknik Brainstorming:

Teknik brainstorming mungkin merupakan cara yang terbanyak digunakan, tetapi juga merupakan teknik pemecahan kreatif yang tidak banyak dipahami. Banyak orang mempergunakan istilah brainstorming untuk mengacu pada suatu proses yang menghasilkan suatu gagasan baru, atau menggunakan istilah tersebut untuk mengacu pada suatu kumpulan proses pemecahan masalah. Sebenarnya teknik brainstorming adalah kegiatan yang menghasilkan gagasan yang mencoba mengatasi segala hambatan dan kritik. Kegiatan tersebut mendorong timbulnya banyak gagasan, termasuk gagasan yang menyimpang liar, dan berani dengan harapan bahwa gagasan tersebut dapat menghasilkan gagasan yang baik dan kreatif. Teknik ini cenderung menghasilkan gagasan baru yang orisinal untuk menambah jumlah gagasan konvensional yang ada.

Sinektik:

Analogi telah lama digunakan sebagai salah satu alat bantu bagi proses penyusunan secara kreatif. Sinektik merupakan suatu metode atau proses yang menggunakan metafora dan analogi untuk menghasilkan gagasan kreatif atau wawasan segar ke dalam permasalahan. Guna menghentikan kebiasaan lama serta gagasan usang dan untuk memperkenalkan suasana rileks ke dalam proses penggalian ide, maka proses sinektik mencoba membuat yang “asing” menjadi “akrab” dan juga sebaliknya.

Memfokuskan Tujuan:

Dr. Maxwell dalam bukunya Psycho Cybernetics menguraikan metode untuk mencapai hasil yang diharapkan secara kreatif. Buku tersebut menguraikan pengalaman membentuk pola reaksi baru yang otomatis melalui imajinasi. Caranya adalah dengan berbuat seolah-olah apa yang diinginkan akan terjadi besok, telah terjadi saat ini. Apabila proses itu dilakukan secara berulang-ulang, maka pikiran Anda akan terpusat ke arah tujuan yang dimaksud dan melibatkan automatic servo-mechanism Anda.



et cetera